“Terus
saja kamu bentak dia, dia tidak akan menangis didepanmu. Terus saja kamu caci
dia mungkin dia tidak akan pernah marah kepadamu”. Itu adalah sebuah kata-kata
yang tidak asing lagi ditelingaku. Perasaan yang bingung dan rasa ingin tau
membuatku terus mencari tau tentang makna kata-kata itu.
“Aku
tidak pernah marah kepadamu walupun hati ini selalu engkau kecewakan. Aku tidak
akan pernah menangis dihadapanmu walaupun engaku membuat hati ini sedih dan
pedih bagaikan teriris-iris piasu”. Ini adalah kata-kata yang membuatku lebih
membingungkan.
Setiap
saat, tak pernah henti untuk memikirkan makna dari kata itu. Hingga ada suatu
masa yang membuatku harus mengatakan seperti itu. Tanpa harus direncanakan
ataupun harus disusun rapi kata-kata yang akan diucap.
Diucapkan
dengan persaan kecewa namun kata-kata yang membuat seseorang tidak mengerti
dengan kondisi pada saat itu. Membuat seseorang
yakin bahwa dialah sosok yang tegar. Yang selalu penuh dengan ketegaran.
Wahai
para lelaki, wanita bukan sosok yang
lemah dan juga bukan sosok yang tegar. Lantas sosok seperti apakah wanita itu
yang sesungguhnya?
Dia
hanya menutupi semua kepedihan yang ada didalam dirinya dengan ketegaran yang
dimiliki. Hingga dia dijuluki dengan sosok ter-tegar padahal bukan. Dia mampu tersenyum meskipun hati terluka,
menahan meskipun perut lapar, melakukan meskipun tidak bisa, berdiam meskipun
ingin berkata, berdiri meskipun tidak sanggup lagi.
Lantas
dengan kepandaian dia berbohong dan dijuliki dengan sang pembohong akan membuat engakau (Para Lelaki) terus menyakiti
hatinya dan tidak ingin mengerti dengan keadaannya? Dia adalah sosok yang
lemah, ingin dilindungi, ingin diperhatikan.
Note : Kenali lebih sosok seorang Wanita
Penulis: Eli Sriningsih

Subhanallah Amzing
BalasHapusMkasih ababgda Hilal
BalasHapusMasya Allah. .
BalasHapusLanjutkan karya mu wahai saudari ku
Oke . InsyaAllah ya
BalasHapusOke . InsyaAllah ya
BalasHapus