Langsung ke konten utama

Wanita dan Ketegaran




Wanita Dan Ketegaran

“Terus saja kamu bentak dia, dia tidak akan menangis didepanmu. Terus saja kamu caci dia mungkin dia tidak akan pernah marah kepadamu”. Itu adalah sebuah kata-kata yang tidak asing lagi ditelingaku. Perasaan yang bingung dan rasa ingin tau membuatku terus mencari tau tentang makna kata-kata itu.

“Aku tidak pernah marah kepadamu walupun hati ini selalu engkau kecewakan. Aku tidak akan pernah menangis dihadapanmu walaupun engaku membuat hati ini sedih dan pedih bagaikan teriris-iris piasu”. Ini adalah kata-kata yang membuatku lebih membingungkan.

Setiap saat, tak pernah henti untuk memikirkan makna dari kata itu. Hingga ada suatu masa yang membuatku harus mengatakan seperti itu. Tanpa harus direncanakan ataupun harus disusun rapi kata-kata yang akan diucap.

Diucapkan dengan persaan kecewa namun kata-kata yang membuat seseorang tidak mengerti dengan kondisi pada saat itu.  Membuat seseorang yakin bahwa dialah sosok yang tegar. Yang selalu penuh dengan ketegaran.

Wahai para lelaki,  wanita bukan sosok yang lemah dan juga bukan sosok yang tegar. Lantas sosok seperti apakah wanita itu yang sesungguhnya?

Dia hanya menutupi semua kepedihan yang ada didalam dirinya dengan ketegaran yang dimiliki. Hingga dia dijuluki dengan sosok ter-tegar padahal bukan.  Dia mampu tersenyum meskipun hati terluka, menahan meskipun perut lapar, melakukan meskipun tidak bisa, berdiam meskipun ingin berkata, berdiri meskipun tidak sanggup lagi.

Lantas dengan kepandaian dia berbohong dan dijuliki dengan sang pembohong akan membuat engakau (Para Lelaki) terus menyakiti hatinya dan tidak ingin mengerti dengan keadaannya? Dia adalah sosok yang lemah, ingin dilindungi, ingin diperhatikan.

Note :  Kenali lebih sosok seorang Wanita

Penulis: Eli Sriningsih


Komentar

Posting Komentar