Ketika Putus Asa Menghampiri Mu
Kita
pernah menangis ketika kita merasakan
lelahnya perjuangan. Kita pernah menyerah ketika kita merasa apa yang kita
perjuangkan tidak ada hasilnya. Kita juga pernah merasa putus asa dan tidak
ingin memperjuangkannya lagi. Rasa itu selalu datang kepada kita semua. Tidak ada
manusia yang setegar batur karang. Tidak ada manusia yang secerah matahari. Tidak
ada manusia yang kuat baja. Semua itu bohong!!!!. Kita semua adalah sama. Yang mempunyai
cita-cita setinggi langit. Namun jalan hidup kita yang berbeda.
Jika kita sudah berusaha sekuat
mungkin untuk menggapainya, jika kita sudah semaksimal mungkin melakukan yang
terbaik. Namun, keinginan juga belum terwujud. Jangan menangis sayang!!! Itu hal
yang sudah biasa.
Jika kita ingin menjadi pemimpin yang
baik maka kita harus dilatih terlebih dahulu oleh pelatih agar bisa menjadi pemimpin yang baik. Jika kita
ingin menjadi seorang penyayi yang hebat maka kita harus dilatih terlebih
dahulu oleh seorang guru vocal yang hebat agar hasilnya maksimal dan kita bisa
menjadi penyanyi yang hebat. Itulah perumpamaanya.
Kenapa kita selalu gagal?? Jawabannya
adalah “karna Tuhan sedang mentraining kita dengan latihan-latihan yang luar
biasa”. Jiwa, hati dan fisik kita sedang dilatih oleh Tuhan. Semakin Bola
dipantul maka semankin tinggi bola itu terpantul. Begitu pula denga mental
manusia. Semankin sering Allah melatih kita maka semankin kuat hati dan fisik
kita dalam menghadapi hal yang jauh lebih woow lagi.
Tuhan telah menyiapkan hadiah buat
kita, ketika kita lulus dalam trainingnya dan Tuhan telah menyiapkan sesuatu
yang wonderful untuk kita. Maka dari itu Tuhan ingin memberikannya pada waktu
yang tepat. Yaitu waktu dimana kita telah melewati dan lulus training yang
diberi oleh Tuhan.
Tidak hanya manusia yang selalu
malakukan training. Ternyata training Allah jauh lebih baik lagi. Namun, kita
tidak pernah menyadari itu semua.
Masalah untuk dihadapi bukan untuk dihindari. Semankin kita menghindari masalah, maka masalah akan semankin besar dan tak pernah terselesaikan.
Masalah untuk dihadapi bukan untuk dihindari. Semankin kita menghindari masalah, maka masalah akan semankin besar dan tak pernah terselesaikan.
Note
: Tetap semangat ya teman!!! jangan terlalu putus asa dengan kegagalan yang
kita hadapi. Rencana Tuhan jauh lebih baik lagi.
Penulis
: Eli Sriningsih


Komentar
Posting Komentar