Langsung ke konten utama

Ketika Putus Asa Menghampiri Mu




Ketika Putus Asa Menghampiri Mu

Kita pernah menangis ketika kita merasakan lelahnya perjuangan. Kita pernah menyerah ketika kita merasa apa yang kita perjuangkan tidak ada hasilnya. Kita juga pernah merasa putus asa dan tidak ingin memperjuangkannya lagi. Rasa itu selalu datang kepada kita semua. Tidak ada manusia yang setegar batur karang. Tidak ada manusia yang secerah matahari. Tidak ada manusia yang kuat baja. Semua itu bohong!!!!. Kita semua adalah sama. Yang mempunyai cita-cita setinggi langit. Namun jalan hidup kita yang berbeda.

            Jika kita sudah berusaha sekuat mungkin untuk menggapainya, jika kita sudah semaksimal mungkin melakukan yang terbaik. Namun, keinginan juga belum terwujud. Jangan menangis sayang!!! Itu hal yang sudah biasa.

            Jika kita ingin menjadi pemimpin yang baik maka kita harus dilatih terlebih dahulu oleh pelatih agar  bisa menjadi pemimpin yang baik. Jika kita ingin menjadi seorang penyayi yang hebat maka kita harus dilatih terlebih dahulu oleh seorang guru vocal yang hebat agar hasilnya maksimal dan kita bisa menjadi penyanyi yang hebat. Itulah perumpamaanya.

            Kenapa kita selalu gagal?? Jawabannya adalah “karna Tuhan sedang mentraining kita dengan latihan-latihan yang luar biasa”. Jiwa, hati dan fisik kita sedang dilatih oleh Tuhan. Semakin Bola dipantul maka semankin tinggi bola itu terpantul. Begitu pula denga mental manusia. Semankin sering Allah melatih kita maka semankin kuat hati dan fisik kita dalam menghadapi hal yang jauh lebih woow lagi.

            Tuhan telah menyiapkan hadiah buat kita, ketika kita lulus dalam trainingnya dan Tuhan telah menyiapkan sesuatu yang wonderful untuk kita. Maka dari itu Tuhan ingin memberikannya pada waktu yang tepat. Yaitu waktu dimana kita telah melewati dan lulus training yang diberi oleh  Tuhan.

            Tidak hanya manusia yang selalu malakukan training. Ternyata training Allah jauh lebih baik lagi. Namun, kita tidak pernah menyadari itu semua.
      
      Masalah untuk dihadapi bukan untuk dihindari. Semankin kita menghindari masalah, maka masalah akan semankin besar dan tak pernah terselesaikan.


Note : Tetap semangat ya teman!!! jangan terlalu putus asa dengan kegagalan yang kita hadapi. Rencana Tuhan jauh lebih baik lagi.



Penulis : Eli Sriningsih 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Time Management

Time Management Time management is arraging time or manage time well. 24 hours in a day is an enough time for humankind in working, studying,   even taking other activities but some of them still complain of the time for doing them.  Time managemant is palying very important. Time will not stop, add indeed wait for your task. The time problems and the solutions are yours. How can you devide your time well, do the more important and how much time can be allocated well   by you. In making the time management well you can do the effective planning, setting goals and objectives, setting deadlines, delegation of responsibilities,   prioritizing activities as per their importance and spending the right time on the right activity. Setting Goals and objective Doing something without goal or target will lost many times. Set target and make sure the activities have been listed and have a purpose.  Setting Deadlines After listing the agen...

MAKNA LEBARAN ITU APA SIH?

                    MAKNA LEBARAN Idul Fitri atau yang sering kita sebut dengan Lebaran ini sudah tidak asing lagi ditelinga umat Islam. Idul Fitri adakah hari raya kemenangan umat Islam. Kemenangan disini adalah bentuk dari kemenangan dalam menggapai kesucian atau perwujudan dari kembali ke fitrah (suci). (Sumber: Quraish Shihab untuk suarakaryaonline.com). Bagi sebagian orang di Indonesia, khususnya umat Islan, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran begitu sangat identik dengan mudik, halal bihalal, kesuka citaan, hidangan kue lebaran, baju bagus dan lain sebagainya. Setiap orang mempunya cara tersendiri untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri disetiap tahunnya. Bagaimana dengan perspektif setiap orang dan cara mereka menyambut hari yang suci ini. Bagi keluarga yang berasal dari dari ekonomi menengah keatas tentu menyambut hari ini dengan begitu meriah. Apapun akan dibeli agar lebaran menjadi lebih meriah. Memasak masakan yang san...